banner 400x130

Bawaslu dan Satpol PP Pringsewu Bahas Penertiban Alat Peraga Sosialisasi partai

banner 120x600

PRINGSEWU (KANDIDAT) – Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kabupaten Pringsewu mendatangi markas Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat,guna membahas penertiban Alat Peraga Sosialisasi (APS) yang melanggar dan belum memasuki tahapan kampanye terbuka, Selasa (19/9/23).

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut Koordinasi antara Bawaslu dan Satpol PP pada 23 Agustus 2023.

Ketua Bawaslu Pringsewu, Suprondi, dalam pertemuan tersebut, menyoroti beberapa isu penting terkait pemasangan APS yang melanggar. Dia menekankan, pentingnya koordinasi terkait penertiban, estetika pemasangan APS, serta materi APS yang tidak boleh mengandung unsur kebencian, hoaks, atau SARA. Ia juga menegaskan bahwa dalam pemasangan APS tidak boleh ada ajakan memilih dan citra dir.

Selanjutnya, Bawaslu telah melakukan pencegahan kepada Partai Politik se-Kabupaten Pringsewu terkait pemasangan APS yang melanggar aturan dengan mengirimkan surat Imbauan, melakukan inventarisir APS yang melanggar.

“Prinsip keadilan adalah salah satu asas dalam pemilihan umum, sehingga penertiban APS yang melanggar harus dilakukan secara adil dan tanpa pandang bulu. Saya juga mendorong agar penertiban APS dilakukan secara rutin guna menjaga ketertiban dan kesetaraan dalam rangka mendukung proses demokrasi yang sehat dan transparan di Kabupaten Pringsewu,” Tegasnya.

 

Dalam kesempatan yang sama Anggota Bawaslu Pringsewu, Adam Malik, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, menjelaskan bahwa hasil koordinasi nasional dan rapat koordinasi di tingkat provinsi tentang penertiban APS merupakan kontribusi penting dalam menjalankan pemilu yang adil dan demokratis. Bahwa Bawaslu dan Satpol PP merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam menangani masalah APS.

Penertiban APS membantu memastikan bahwa semua calon atau partai politik memiliki akses yang adil dan setara dalam mempromosikan diri mereka. Selain itu, ini juga membantu menghindari gangguan visual yang dapat mengganggu keamanan lalu lintas, merusak estetika, dan mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Pengurangan APS juga dapat mengurangi konflik antara berbagai pihak yang merasa dirugikan oleh tumpang tindihnya APS atau penggunaan ruang yang berlebihan,”Jelasnya

Dia berharap, agar Kepala Satpol PP Kabupaten Pringsewu segera menindaklanjuti penertiban APS sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Pertemuan ini diharapkan akan memperkuat kerja sama antara Bawaslu Pringsewu dan Satpol PP Kabupaten Pringsewu dalam menjaga integritas pemilu dan memastikan bahwa proses pemilihan umum di Kabupaten Pringsewu berlangsung dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Selanjutnya,Kasat pol PP pringsewu Ibnu Hajrianto menyambut baik kunjungan balik bawaslu dengan POL PP Pringsewu terkait agenda penertipan alat peraga sosialisasi pihaknya akan segera melakukan rapat kordinasi dengan pihak terkait guna memyusun jadwal terkait penertipan alat peraga sosialisasi yang melanggar aturan

“tentu pertemuan untuk menyatukan visi guna menegakkan ketertiban umum di kabupaten Pringsewu. Kita sudah rapatkan dengan bagian tibum dan sudah agendakan nanti akan adanya rakor terkait jadwal penertiban tentu agan segera kita lakukan,”ucapnya.

Acara tersebut, dihadiri oleh Kepala Satpol PP Kabupaten Pringsewu, Ibnu Harjiyanto, dan Sekretaris Satpol PP Kabupaten Pringsewu, Maulidin Ansyori. Ketua Bawaslu Saprondi, Anggota Bawaslu, Adam Malik, serta kordinator sekertariat Bawaslu, M. Samsir. (ory)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *