HARIANKANDIDAT.CO.ID – Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pertamina Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) sepakat mengambil langkah cepat untuk mengatasi antrean panjang kendaraan di sejumlah Spbu yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Komitmen ini disampaikan usai rapat koordinasi pada Selasa (9/12/2025).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, mengatakan antrean yang terjadi merupakan dampak dari pembatasan kuota distribusi BBM bersubsidi oleh Pertamina.
“Fenomena antrean terjadi karena kuota Spbu memang dibatasi Pertamina,” ujar Mulyadi.
Menurutnya, Pemprov bersama Pertamina telah melakukan evaluasi dan merumuskan langkah-langkah untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Pemprov bersama Pertamina berdiskusi agar kondisi ini tidak terulang lagi sehingga pelayanan bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Selain pembatasan kuota, meningkatnya kebutuhan Dex di Lampung juga turut memperpanjang antrean di Spbu. Untuk mengatasi hal tersebut, Pertamina akan menambah suplai mulai 11 Desember.
“Kebutuhan Dex meningkat akhir-akhir ini. Pertamina sudah memastikan tambahan suplai pada 11 Desember,” ungkapnya.
Pemprov Lampung juga menegaskan akan memperkuat pengawasan penyaluran BBM dan LPG di lapangan. Pengawasan tambahan akan melibatkan aparat serta pemangku kepentingan terkait agar distribusi lebih efektif dan tepat sasaran.
“Kami akan menambah dukungan aparat dalam pengawasan distribusi BBM dan LPG agar lebih efektif dan tepat sasaran,” pungkas Mulyadi.
(Hen)