HARIANKANDIDAT.CO.ID – Tingkat kemiskinan di Provinsi Lampung menunjukkan perbaikan. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (Bps) per 11 September 2025, jumlah penduduk miskin di seluruh kabupaten/kota menurun, dari 10,69 persen pada 2024 menjadi 10,00 persen pada 2025.
Meski angka kemiskinan di Provinsi Lampung secara umum turun pada 2025, kesenjangan antarwilayah masih nyata. Penurunan ini terjadi hampir merata di sebagian besar daerah, meski masih ada wilayah yang menempati posisi cukup tinggi.
Berdasarkan data BPS, Lampung Utara menjadi daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi yakni 15,78%, meskipun menurun dari 16,92% pada 2024. Disusul oleh Pesisir Barat dengan 12,3% dan Lampung Timur 12,15%. Sedangkan daerah dengan tingkat kemiskinan terendah tercatat di Mesuji sebesar 5,92% dan Tulang Bawang Barat 6,72%.
Beberapa kabupaten/kota mengalami penurunan cukup signifikan. Misalnya, Lampung Timur turun dari 13,19% pada 2024 menjadi 12,15% pada 2025. Pesawaran juga menurun dari 11,86% menjadi 10,93%, sedangkan Lampung Tengah turun dari 10,37% menjadi 9,59%.
Kota besar seperti Bandar Lampung dan Metro pun menunjukkan perbaikan. Bandar Lampung mencatat penurunan dari 7,37% menjadi 6,95%, sementara Metro turun dari 6,78% menjadi 6,44%.
Dengan tren ini, Provinsi Lampung diharapkan mampu menjaga momentum penurunan Kemiskinan, sekaligus mengurangi kesenjangan antarwilayah yang masih terlihat mencolok, terutama antara kabupaten tertinggal dan perkotaan.
(Vrg)