HARIANKANDIDAT.CO.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayah Sumatera. Hal itu disampaikan Ketua BPBD Lampung, Rudy Syawal, pada Selasa (2/12/2025).
Rudy turut menyampaikan keprihatinan atas bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Ia meminta masyarakat Lampung terus memantau informasi cuaca dari sumber resmi.
“Kami bersama BMKG memonitor perkembangan cuaca secara real-time melalui citra satelit. Bpbd juga siap memberikan dukungan personel dan peralatan apabila operasi SAR tambahan dibutuhkan,” ujar Rudy.
Ia menjelaskan bahwa koordinasi lintas sektor terus diperkuat. Dalam satu bulan terakhir, Bpbd telah dua kali menggelar rapat koordinasi bersama Forkopimda dan pemangku kepentingan kebencanaan.
Selain itu, Bpbd juga berkoordinasi dengan BNPB terkait pendampingan, penguatan, serta penetapan status siaga bencana yang diperkirakan berlangsung hingga awal 2026.
Menurut Rudy, hampir seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung memiliki titik zona merah bencana. Karena itu, BPBD rutin melakukan sosialisasi dan simulasi kesiapsiagaan, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor.
BPBD mengimbau warga segera melakukan evakuasi mandiri apabila situasi memburuk, serta melapor melalui layanan darurat 115 atau WhatsApp SAR Lampung di 0821-8004-8006.
(Hen)