HARIANKANDIDAT.CO.ID - Warga dan pedagang di Jalan Airan Raya, Kelurahan Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, terpaksa bergotong royong memperbaiki jalan yang rusak dan berlubang.
Disinyalir, Aksi swadaya ini dilakukan karena jalan tersebut kerap menimbulkan kecelakaan bagi masyarakat yang melintas.
Ketua RT 01 Desa Wayhuwi, Kusmianto menjelaskan, bahwa Perbaikan dilakukan secara mandiri oleh warga setelah menunggu lama tidak ada perbaikan dari pihak berwenang.
"Ini semua inisiatif warga sekitar. Kebetulan ada warga yang sedang membongkar rumah, jadi material sisa bangunan kami gunakan untuk menambal jalan yang sudah sangat parah ini," ujarnya saat diwawancarai media ini. Minggu (25/01).
Ia menambahkan, bahwa di ruas jalan yang rusak tersebut hampir setiap hari terjadi kecelakaan.
"Karena kondisi jalan yang rusak parah, nyaris tiap hari ada korban kecelakaan. Warga sekitar sudah hafal lokasi lubangnya, tetapi pengendara dari luar daerah yang tidak tahu kondisi jalan sangat rentan terjatuh atau kecelakaan di sini," jelas Kusmianto.
Kusmianto mengungkapkan, warga sudah beberapa kali melaporkan kerusakan jalan kepada pemerintah setempat, namun belum mendapat respons atau tindakan Perbaikan.
"Sudah pernah kami laporkan, tapi belum ada tanggapan dari pihak berwenang, harapannya adalah tanggung jawab pemerintah. Sementara ini, kami manfaatkan material bekas bangunan untuk menimbun lubang agar bisa mengurangi resiko kecelakaan," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Warga sekitar Hi Pangeransuhaimi - Airan Raya Jati Agung Lampung Selatan mengeluhkan jalan yang berlubang dan kerap terjadi kecelakaan saat menuju Rumah Sakit Airan Raya.
Pasalnya, Jalan Hi Pangeransuhaimi - Airan Raya Jati Agung Lampung Selatan itu merupakan akses utama menuju rumah sakit tipe B di Lampung Selatan .
Berdasarkan Pantauan media di lokasi, menunjukan sejumlah jalan yang berlubang tersebut diperkirakan mencapai kedalam 30cm - 40cm. Akibat lubang yang dalam itu sering terjadinya sejumlah mobil yang melintas tersangkut hingga berdampak kemacetan yang sangat parah.
Endro salah satu warga sekitar saat diwawancarai mengungkapkan, lubang tersebut sudah lama tidak di perbaiki, sehingga lubang yang sebelumnya kecil menjadi besar
"Jalan ini terakhir diperbaiki itu, waktu jokowi datang kesini bang. Tadinya tidak sebesar itu lubangnya, tapi karena sudah lama tidak diperbaiki jadi besar gitu, gara-gara lubang itu jadi sering macet parah disini," ujarnya, Rabu (21/01).
Sementara, salah satu pedagang, Sentot yang berada tepat di jalan yang berlubang tersebut. Ia mengeluhkan pada saat kondisi hujan, genangan air pada lubang tersebut yang sering tercipratnya tempat dagangannya, di karenakan mobil yang melintas.
"Saya jualan disini udh sekitar enam bulan mas, kalau saat hujan, genangan air itu sering nyiprat ke dagangan saya," keluh Sentot.
Bahkan, Ia mengatakan bahwa akibat lubang yang sudah lama tidak diperbaiki itu, kerap terjadinya kecelakan pengendara bermotor akibat masuk kedalam jalan yang berlubang tersebut.
"Sering mas kecelakaan gara-gara lubang itu, lihat saja bukan cuma satu lubang tapi banyak, kanan kiri pula. Waktu tahun baru tuh yang paling banyak jatuh disini, itu orang yang jatuh hampir semua bukan warga sekitar sini, jadi kemungkinan dia kurang hafal jalan," jelasnya.
Hal senada juga diungkapkan, Driver Ojek Online (Ojol) kepada media ini, bahwa setiap harinya selalu terjadi kecelakaan pada malam hari akibat jalan yang berlubang tersebut
"Sering mas terjadi kecelakaan disini, parah mas, kalau setiap malem pasti ada yang jatuh. Karena tiap harinya kalau malem kami selalu mangkal disini, kalau gak percaya nanti malem deh kesini, pasti ada yang jatuh," kata salah satu driver Ojol yang tidak mau disebutkan namanya
Sehingga, kata dia, jika bukan hanya di jalan tempat mereka mangkal saja, tetapi hampir sepanjang jalan tersebut di penuhi jalan belubang yang sangat lebar dan dalam.
"Yang paling parah itu disini, terus di depan rs airan juga parah itu, terus sebelah sana rs airan itu ada juga, viralin aja bang biar mikir sekalian pemerintah, kami selalu bantuin kalau ada yang jatuh, kasian bang," tandasnya.
(Edi)