HARIANKANDIDAT.CO.ID — Komisi I DPRD Provinsi Lampung yang membidangi pemerintahan, hukum, dan perizinan menyatakan dukungan terhadap peluncuran aplikasi CENTURION 21 yang digagas Kodam II/ Radin Inten, bekerja sama dengan perguruan tinggi.
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai NasDem, Garinca Reza Pahlevi, mengatakan aplikasi tersebut merupakan bentuk inovasi yang sejalan dengan arah kebijakan Presiden, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan nasional.
“Aplikasi CENTURION-21 ini kami nilai sangat strategis karena mampu menerjemahkan keinginan Presiden dalam memperkuat ketahanan pangan, baik di sektor pertanian, peternakan, perikanan, maupun perkebunan, termasuk komoditas singkong,” ujar Garinca,kamis(29/1/2025)
Ia menjelaskan, aplikasi tersebut terintegrasi dari tingkat bawah hingga pusat, melibatkan jajaran TNI mulai dari Babinsa di lapangan hingga komando atas.
Melalui sistem ini, data dan aktivitas peningkatan produktivitas pertanian, peternakan, dan perkebunan dapat dipantau secara terstruktur dan berkelanjutan.
“Dengan keterlibatan TNI dari Babinsa sampai pusat, diharapkan produktivitas sektor pangan dapat meningkat dan sesuai dengan target pemerintah pusat,” jelasnya.
Selain aplikasi CENTURION 21, Kodam juga meluncurkan layanan “Lapor Panglima”, yakni saluran pengaduan terbuka bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan mereka.
“Melalui Lapor Panglima, masyarakat diberi ruang seluas-luasnya untuk menyampaikan laporan, baik terkait keamanan, pelayanan, maupun persoalan sosial lainnya. Ini merupakan bentuk keterbukaan dan kedekatan TNI dengan rakyat,” tambah Garinca.
Komisi I DPRD Provinsi Lampung, lanjutnya, sangat mengapresiasi dan mendukung peluncuran aplikasi tersebut agar dapat berkembang menjadi pusat data nasional serta bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam perumusan kebijakan berbasis data.
“Kami berharap aplikasi ini tidak hanya berjalan, tetapi benar-benar dimanfaatkan secara maksimal dan terintegrasi dengan pemerintah daerah,” pungkasnya.
(Hen)