Turnamen Biliar Berhadiah Rp448 Juta Diduga Catut Logo KONI dan POBSI

Redaksi Harian Kandidat - Senin, 02 Mar 2026 - 10:33 WIB
Turnamen Biliar Berhadiah Rp448 Juta Diduga Catut Logo KONI dan POBSI
Pencatutan logo organisasi tanpa pemberitahuan dinilai melanggar etika. KONI Lampung membuka peluang pembatalan turnamen berlabel internasional tersebut. - Flayer
Advertisements

HARIANKANDIDAT.CO.ID - Tournament 9 Ball Lengs International Championship 2026 yang berhadiah Rp448 juta diduga mencatut logo Komite Olahraga Nasional (KONI) dan Persatuan Olahraga Billiar Seluruh Indonesia (POBSI) Lampung.

Hal itu terlihat pada flayer (selebaran) yang ramai di media sosial. Dalam flayer itu tertera beragam informasi Tournament 9 Ball Lengs International Championship 2026 mulai tempat dan waktu pelaksanaan, biaya pendaftaran hingga rincian hadiah.

Dalam flayer itu tertera juga logo rumah billiar selaku pelaksana turnamen disertai logo KONI Lampung dan POBSI Lampung. Namun, ketika dimintai keterangan terkait pelaksanaan turnamen tersebut baik KONI dan Pobsi kompak tidak mengetahui hal tersebut.

"Belum ada pemberitahuan ke kami terkait turnamen itu," kata salah satu pengurus KONI Lampung saat ditemui media ini, Sabtu (28/2/2026).

Menurutnya, pencatutan logo KONI Lampung tanpa mengajukan pemberitahuan secara resmi kepada organisasi merupakan pelanggaran etika penggunaan logo atau simbol organisasi. Koni dapat mengambil tindakan berupa pembatalan turnamen yang berkelas internasional tersebut. 

Sementara itu, Ketua POBSI Provinsi Lampung, Taufan Aditya Irana, ketika dikonfirmasi mengaku belum mendapatkan pemberitahuan resmi terkait pelaksanaan turnamen yang diselenggarakan oleh Lengs Billiard and Cafe yang berda di Jalan Putri Balau, Kecamatan Kedamaian tersebut.

Akan tetapi, lanjut Taufan, dalam waktu dekat POBSI Lampung akan menggelar rapat bersama pengurus harian terkait informasi tersebut.

"Wallaikumsallam bang. Malah saya gak tau itu ada kegiatan tournament?, Belum konfirmasi ke kami. Belum ada izin bang Nanti sama teman-teman mau dirapatin terkait pertandingan yg belum berizin," ujar Taufan. 

Sementara, pihak Lengs Billiard Kedamaian Bandar Lampung yaitu Catur selaku Supervisor Marketing, Minggu (1/3/2026), mengakui bahwa pihaknya belum melayangkan pemberitahuan resmi terkait penggunaan logo KONI dan POBSI Lampung

Ia berdalih, proses pemberitahuan dan izin ke POBSI Lampung belum dilakukan karena terkendala waktu dari panitia Jakarta yang terkesan dadakan.

"Jujur aja bang. Kami ini untuk persiapan turnament internasional ini jatuhnya seperti mendadak tiba-tiba gitu loh bang. Karena panitia pusat Pak Yeka dan Bu Maria meminta terburu-buru supaya layers ini di terbitkan. Karena berdekatan dengan lebaran dan memang kita belum mengurus ke POBSI Lampung secara formal," tandasnya.

Advertisements
Share:
Editor: Redaksi Harian Kandidat
Source: Harian Kandidat

BACA JUGA

Advertisements

BERITA POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

BERITA TERBARU

Advertisements

BERITA PILIHAN

Advertisements

TAG POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

VIDEO TERBARU

Advertisements
© 2024 Hariankandidat.co.id. All Right Reserved.