HARIANKANDIDAT.CO.ID – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Prof. Wan Jamaluddin, melakukan perombakan besar-besaran di jajaran pimpinan universitas untuk periode 2026–2030, Sabtu (14/3/2026). Dari sekian banyak pejabat yang dilantik, nama Prof. Andi Thahir mencuri perhatian. Guru Besar yang baru saja menyelesaikan tugasnya sebagai Dekan perdana Fakultas Sains dan Teknologi (FST) ini kini dipercaya mengemban amanah strategis sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan.
Pelantikan yang berlangsung di Lobi Lantai 8 Academic & Research Center pada Jumat (13/3/2026) itu menjadi momentum kenaikan tanggung jawab yang pesat bagi Prof. Andi. Sebelumnya, ia sukses memimpin Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) untuk periode 2022–2026. Prestasinya di LPM kemudian berlanjut dengan tugas monumental sebagai Dekan FST, fakultas baru yang dibentuk pada tahun 2025. Di bawah kepemimpinannya, FST dengan program studi Sistem Informasi, Biologi, Sains Data, dan Kimia resmi memulai operasional penuh, mengusung misi mengintegrasikan sains, teknologi, dan nilai-nilai keislaman. Kini, ia ditugaskan untuk mengawal langsung jantung denyut akademik seluruh universitas.
Rektor Wan Jamaluddin dalam sambutannya menegaskan bahwa para pejabat yang dilantik harus mampu membuktikan kapasitasnya melalui kinerja dan inovasi. Pesan ini seolah menjadi PR besar bagi Prof. Andi yang harus menerjemahkan pengalamannya di bidang mutu dan pendirian fakultas baru ke dalam kebijakan akademik yang lebih luas.
"Pejabat yang dilantik hari ini harus menunjukkan bahwa mereka adalah orang yang tepat yang dipilih untuk menghadirkan inovasi bagi kemajuan universitas," tegas Rektor di hadapan para pejabat baru, termasuk Prof. Andi.
Dengan latar belakangnya sebagai Guru Besar di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (Psikologi Islam), pengalaman panjang di gugus penjaminan mutu, serta keberhasilannya merintis Fakultas Sains dan Teknologi, Prof. Andi dianggap figur ideal. Ia dinilai tepat untuk mendorong target besar universitas menjadi rujukan internasional dalam pengembangan ilmu keislaman integratif-multidisipliner pada 2035.
"Pengalaman beliau di LPM dan FST sangat dibutuhkan. Beliau paham betul bagaimana membangun sistem yang berkualitas sekaligus mengembangkan fakultas baru. Kini di wilayah akademik, beliau diharapkan bisa membuat terobosan agar mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat semakin kompetitif," ujar salah satu pejabat yang hadir dalam acara tersebut.
Jabatan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan memang menjadi posisi kunci. Prof. Andi Thahir, yang juga pernah menjabat Sekretaris Prodi Pemikiran Politik Islam, kini akan bertanggung jawab atas kurikulum, pendidikan, serta pengembangan kelembagaan di era kepemimpinan Rektor Wan Jamaluddin untuk periode kedua ini.
Pelantikan yang disaksikan oleh Kepala Biro AUPKK Dr. Juanda Naim dan Kepala Biro AAKK Dr. Abdul Rahman ini menjadi awal dari perjalanan panjang. Di akhir acara, Rektor berpesan bahwa jabatan adalah amanah. Kini, mata civitas akademika tertuju pada langkah konkret Prof. Andi Thahir dan jajaran pimpinan baru lainnya dalam membawa UIN Raden Intan Lampung melesat ke kancah internasional.