IMM Kritik Kinerja BNN Lampung

Redaksi Harian Kandidat - Minggu, 07 Sep 2025 - 21:23 WIB
IMM Kritik Kinerja BNN Lampung
Kalau rakyat kecil langsung ditahan, kalau elite malah diberi jalan keluar.” IMM Lampung nilai BNN Lampung tidak adil & diskriminatif. - Harian Kandidat
Advertisements

HARIANKANDIDAT.CO.ID – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Lampung mengkritik kinerja Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung yang dinilai tidak maksimal dalam upaya pemberantasan narkotika.

Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD IMM Lampung, Mando Akhmad Saputra S.H, mengatakan, BNN Lampung gagal memainkan perannya secara utuh sebagai garda terdepan dalam perang melawan Narkoba. Menurutnya, terdapat tiga masalah utama dalam kinerja BNN Lampung.

Menurutnya, Program pencegahan dan edukasi bahaya Narkoba di tengah masyarakat nyaris tidak terdengar gaungnya. IMM Lampung menilai BNN Lampung kurang menyentuh kalangan muda, pelajar, mahasiswa, maupun komunitas masyarakat akar rumput.

“Seharusnya BNN Lampung tidak hanya bergerak saat ada kasus besar, tetapi aktif turun ke lapangan, menyapa masyarakat, dan memberi edukasi berkelanjutan,” ujar Mando kepada media ini. Minggu (07/09)

Ia juga menyoroti, sikap BNNP yang dinilai tidak tegas dalam penanganan kasus narkotika. Penindakan terhadap pelaku sering kali setengah hati, bahkan terkesan lunak ketika menyangkut kalangan tertentu.

“Kalau rakyat kecil, sering langsung ditahan. Tapi kalau orang-orang tertentu, justru diberikan jalan keluar ringan. Ini menunjukkan hukum masih tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” tegasnya.

Bahkan, ia menduga ada indikasi praktik diskriminatif dalam perlakuan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan Narkoba. Hal ini mencederai rasa keadilan publik dan membuat masyarakat semakin tidak percaya pada institusi pemberantasan narkoba.

“BNN Lampung harus memperbaiki diri dengan langkah-langkah nyata, Meningkatkan program pencegahan melalui sosialisasi yang masif, khususnya di kalangan pemuda dan pelajar. Menegakkan hukum secara konsisten tanpa pandang bulu, baik kepada rakyat kecil maupun kalangan elite,”ucapnya

Sehingga, Menjamin transparansi dalam setiap proses asesmen, pemeriksaan, hingga pengambilan keputusan.

“Jika BNN Lampung tidak mampu berdiri di atas hukum secara adil dan menyeluruh, maka lembaga ini gagal menjalankan mandatnya. Kami mendesak evaluasi serius terhadap kepemimpinan BNN Lampung agar institusi ini benar-benar bisa menjadi benteng melawan Narkoba, bukan sekadar simbol,” ujarnya

Ketua umum  DPD IMM Jefri Ramdani menambahkan, jika ia mengajak mahasiswa, pemuda, dan masyarakat sipil untuk ikut mengawasi kerja-kerja BNN Lampung, karena perang melawan Narkoba tidak boleh hanya dijadikan jargon, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Kami mendesak evaluasi menyeluruh terhadap kepemimpinan BNN Lampung. Jika tidak ada perubahan signifikan, maka jangan salahkan masyarakat bila menilai BNN hanya sibuk mengejar kasus kecil tapi menutup mata pada kasus besar. Kami, mahasiswa Muhammadiyah, tidak akan diam melihat hukum dipermainkan bahkan siap turun aksi. Narkoba adalah musuh bersama, dan BNN harus berdiri di barisan terdepan, bukan justru melempem ketika menghadapi kalangan elite,” pungkasnya. 

(Hen)

Advertisements
Share:
Editor: Redaksi Harian Kandidat
Source: Harian Kandidat

BACA JUGA

Advertisements

BERITA POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

BERITA TERBARU

Advertisements

BERITA PILIHAN

Advertisements

TAG POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

VIDEO TERBARU

Advertisements
© 2024 Hariankandidat.co.id. All Right Reserved.