Pembangunan Jembatan Cendana, Diduga Tak Sesuai Perencanaan

Redaksi Harian Kandidat - Kamis, 06 Nov 2025 - 17:06 WIB
Pembangunan Jembatan Cendana, Diduga Tak Sesuai Perencanaan
Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung menyoroti proyek pembangunan Jembatan Cendana, Rajabasa Raya, yang dinilai berpotensi menimbulkan dampak lingkungan. - Harian Kandidat
Advertisements

HARIANKANDIDAT.CO.ID - Proyek pembangunan jembatan di kawasan Gang Cendana, Kelurahan Rajabasa Raya, Kota Bandar Lampung, mendapat sorotan tajam dari Komisi III DPRD setempat.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, menilai proyek tersebut perlu segera dievaluasi karena diduga tidak sepenuhnya sesuai dengan perencanaan dan berpotensi menimbulkan dampak lingkungan di kemudian hari.

Menurut Agus, sejak awal pihaknya telah mengingatkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar memperhatikan aspek kualitas dalam setiap pekerjaan infrastruktur, baik pembangunan jalan, drainase, maupun jembatan. Terlebih, lokasi jembatan Cendana berada di wilayah perbatasan antara Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan yang memiliki risiko tinggi terhadap banjir.

"Kami sudah mengingatkan Dinas PU terkait kualitas pelaksanaan yang ada, baik itu jalan maupun drainase. Terkait Jembatan di Cendana Rajabasa Raya, PU harus segera merevisi karena kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaannya perlu diperbaiki," ujar Agus Djumaidi, (6/11).

Agus menjelaskan, dari informasi yang diterima pihaknya, lebar Jembatan yang semula direncanakan 4 meter diubah menjadi 6 meter. Namun, pelebaran itu justru menimbulkan kekhawatiran warga sekitar karena sebagian badan sungai ikut tergerus.

"Masyarakat khawatir, ketika musim penghujan tiba dan aliran sungai menyempit, banjir bisa terjadi. Ini harus segera dievaluasi oleh Dinas PU," tegasnya.

Menanggapi dugaan ketidaksesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan proyek, Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung berencana memanggil Dinas PU untuk melakukan klarifikasi dan evaluasi menyeluruh.

"Kami akan memanggil pihak PU secara khusus, bukan hanya soal jembatan Cendana, tetapi juga beberapa Proyek lain yang menjadi perhatian publik. Evaluasi ini juga bagian dari pembahasan APBD 2026 agar pelaksanaan di 2025 bisa dijadikan bahan perbaikan," jelas Agus.

Ia menambahkan, Dinas PU sebenarnya telah menetapkan sejumlah titik rawan banjir sebagai prioritas perbaikan drainase menjelang musim hujan yang diperkirakan berlangsung antara November hingga Februari.

"Sudah ada beberapa titik rawan yang menjadi prioritas perbaikan dan sudah dianggarkan. Kami minta pelaksanaannya diperhatikan serius agar hasilnya tidak mengecewakan," tambahnya.

Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan proyek infrastruktur harus memenuhi standar teknis, memperhatikan aspek lingkungan, serta menjunjung akuntabilitas publik agar tidak menimbulkan persoalan di masa mendatang.

Sebelumnya, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana juga telah meninjau langsung pembangunan jembatan di Jalan Cendana, Rajabasa Raya. Peninjauan dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan warga terkait kondisi jembatan yang amblas dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

(Yud)

Advertisements
Share:
Editor: Redaksi Harian Kandidat
Source: Harian Kandidat

BACA JUGA

Advertisements
© 2024 Hariankandidat.co.id. All Right Reserved.