Kasus DBD di Balam Melonjak

Redaksi Harian Kandidat - Jumat, 21 Nov 2025 - 15:51 WIB
Kasus DBD di Balam Melonjak
Kasus DBD hampir capai 350. Dinkes perkuat layanan, warga diminta tingkatkan PSN dan 3M Plus. - Harian Kandidat
Advertisements

HARIANKANDIDAT.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung bahwa jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dari Januari hingga November 2025 mendekati 350 kasus. 

Kepala Dinkes Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung, mengatakan seluruh puskesmas telah diminta meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat layanan penanganan pasien DBD.

"Setiap puskesmas sudah kami arahkan untuk memperkuat layanan penanganan pasien Dbd," ujar Muhtadi, (21/11).

Muhtadi menjelaskan, penanggulangan Dbd tidak hanya bergantung pada kesiapan fasilitas kesehatan, tetapi juga pada upaya mengurangi populasi nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama penularan virus dengue.

Ia menegaskan bahwa Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) masih menjadi langkah paling efektif dalam memutus siklus hidup nyamuk. Upaya itu dilakukan bersamaan dengan fogging di sejumlah titik rawan.

"Penyakit Dbd tidak bisa dihilangkan sepenuhnya, namun kita bisa menurunkan kasusnya melalui PSN dan fogging yang dilakukan secara berkala," katanya.

Sebelumnya, Dinkes Bandar Lampung melaksanakan program fogging massal selama satu minggu penuh di berbagai wilayah sebagai upaya pencegahan penyebaran DBD. Kegiatan ini melibatkan 31 puskesmas serta dukungan masyarakat, aparat kelurahan, dan kecamatan.

Muhtadi menegaskan bahwa fogging tidak boleh dijadikan satu-satunya cara penanggulangan, karena hanya menargetkan nyamuk dewasa.

"Penyemprotan ini hanya menargetkan nyamuk yang sudah dewasa. Jika jentik tidak diberantas, populasinya tetap akan tumbuh dan kembali menjadi nyamuk dewasa," jelasnya.

Dinkes kembali mengimbau warga untuk aktif melakukan langkah-langkah sederhana melalui 3M Plus, yaitu:

Menguras tempat penampungan air,

Menutup wadah yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk,

Mengubur/menimbun barang bekas yang dapat menampung air,

Serta tindakan lain seperti menggunakan lotion anti-nyamuk dan memelihara ikan pemakan jentik.

"Ini sangat penting untuk memutus rantai pertumbuhan nyamuk agar kasus Dbd tidak kembali meningkat," pungkas Muhtadi.

(Yud)

Advertisements
Share:
Editor: Redaksi Harian Kandidat
Source: Harian Kandidat

BACA JUGA

Advertisements

BERITA POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

BERITA TERBARU

Advertisements

BERITA PILIHAN

Advertisements

TAG POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

VIDEO TERBARU

Advertisements
© 2024 Hariankandidat.co.id. All Right Reserved.