Bank Syariah Waykanan Layak Diaudit

Redaksi Harian Kandidat - Minggu, 02 Agt 2026 - 21:54 WIB
Bank Syariah Waykanan Layak Diaudit
Anggota DPRD Provinsi Lampung Sahdana - Harian Kandidat
Advertisements

HARIANKANDIDAT.CO.ID - Anggota DPRD Provinsi Lampung Sahdana mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit menyeluruh terhadap keuangan Bank Syariah Way Kanan serta meminta Direktur Utama beserta seluruh jajaran manajemen diperiksa menyusul mencuatnya dugaan penyimpangan pengelolaan dana yang kini tengah ditangani Polda Lampung.

Anggota DPRD Provinsi Lampung Sahdana mengatakan, jika dirinya meminta penyidik Polda Lampung bekerja secara profesional dan transparan agar tidak ada pihak yang dilindungi dalam penanganan perkara tersebut.

“Ini uang rakyat, jangan dibuat main-main. Saya berharap penyidik Polda Lampung serius menangani persoalan ini dan membukanya secara transparan kepada publik. Karena uang yang diduga disimpangkan jumlahnya tidak sedikit. Dari informasi yang saya terima, nilainya bahkan mencapai miliaran rupiah,” kata Sahdana. Minggu (02/08)

Ia menegaskan, audit harus dilakukan secara menyeluruh terhadap kondisi keuangan Bank Syariah Way Kanan. Menurutnya, Direksi hingga seluruh jajaran yang memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan bank harus diperiksa untuk mengungkap apakah terdapat penyimpangan yang dilakukan secara sistematis.

“Saya minta keuangan Bank Syariah Way Kanan diaudit secara menyeluruh. Direktur Utama sampai jajaran yang terkait harus diperiksa. Jangan hanya berhenti pada satu atau dua orang, tetapi bongkar seluruh alur pengelolaan keuangannya agar semuanya terang,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Sahdana mengungkapkan, kasus tersebut sebelumnya sempat ditangani Inspektorat Kabupaten Way Kanan. Namun, menurutnya, proses penanganan saat itu diduga tidak berjalan maksimal sehingga perkara tersebut kini bergulir ke Polda Lampung.

“Dugaan penyimpangan bermula dari temuan adanya transfer dana dalam jumlah besar yang diduga dilakukan oleh salah seorang pegawai bank kepada suaminya. Temuan tersebut kemudian memicu Audit dan penelusuran lebih lanjut,” ucapnya

Namun, menurut Anggota Komisi IV DPRD Lampung itu, persoalan tersebut tidak berhenti pada dugaan transfer dana semata. Ia menyebut terdapat indikasi penyimpangan lain yang diduga melibatkan pegawai maupun jajaran pengurus bank.

“Awalnya memang ditangani Inspektorat, tapi sepertinya tidak berjalan. Yang lebih miris lagi, ada dugaan permainan juga terhadap nasabah dari luar kabupaten. Nah, sekarang kalau sudah ditangani Polda, saya berharap semuanya bisa terungkap. Bahkan ada indikasi Bank Syariah itu juga melakukan pinjaman ke bank lain,” katanya.

Sahdana menegaskan penyidikan harus dilakukan secara menyeluruh agar tata kelola Bank Syariah Way Kanan dapat diketahui secara terang-benderang. Menurutnya, keterbukaan menjadi kunci untuk menghindari spekulasi di tengah masyarakat.

“Harus transparan supaya masyarakat luas tahu, khususnya warga Way Kanan. Bagaimana sebenarnya tata kelola Bank Syariah selama ini, dan apakah ada pejabat publik yang ikut terlibat atau tidak. Semua itu harus dibuka agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi,” pungkasnya.

(Rst)

Advertisements
Share:
Editor: Redaksi Harian Kandidat
Source: Harian Kandidat

BACA JUGA

Advertisements

BERITA POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

BERITA TERBARU

Advertisements

BERITA PILIHAN

Advertisements

TAG POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

VIDEO TERBARU

Advertisements
© 2024 Hariankandidat.co.id. All Right Reserved.