Dinkes Lampura Turun Tangan Usut Viral Video Anak Meninggal di RS Handayani

Redaksi Harian Kandidat - Sabtu, 15 Agt 2026 - 14:42 WIB
Dinkes Lampura Turun Tangan Usut Viral Video Anak Meninggal di RS Handayani
Viral! Video keluarga pasien di RS Handayani Kotabumi mempertanyakan penanganan anak yang disebut meninggal dunia. - Harian Kandidat
Advertisements

HARIANKANDIDAT.CO.ID — Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara segera menindaklanjuti laporan terkait meninggalnya seorang anak di Rumah Sakit Handayani Kotabumi yang videonya viral di media sosial. Tim Dinkes akan turun langsung ke rumah sakit untuk melihat dan memastikan persoalan yang terjadi.

Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara, Hj. Maya Natalia Manan, M.Kes., mengatakan pihaknya baru menerima laporan dari bidang rujukan.

“Ya ini baru dapat laporan dari bidang rujukan. Akan segera ditindaklanjuti, tim dari Dinkes akan ke sana untuk melihat permasalahannya,” kata Maya saat dikonfirmasi Tim HarianKandidat.co.id Sabtu(15/8/2026)

Sebelumnya, video yang memperlihatkan suasana tegang di Rumah Sakit Handayani Kotabumi beredar luas di media sosial setelah diunggah akun TikTok Pikiran Lampung.

Dalam rekaman tersebut, seorang pria yang diduga merupakan pihak keluarga pasien mempertanyakan penanganan terhadap seorang anak yang disebut meninggal dunia di rumah sakit tersebut.

“Pasien masuk jam dua, penanganannya kurang. Ini Rumah Sakit Handayani,” ujar pria tersebut dalam video.

Ia kemudian mempertanyakan keberadaan dokter yang menangani pasien.

“Kalau dari tadi ada penanganan, enggak akan begini. Itu kan lama di ruangan tadi, mana dokternya?” katanya.

Dalam rekaman terlihat dua petugas keamanan bersama seorang tenaga medis masuk ke dalam ruangan. Suasana kemudian berubah emosional ketika seorang perempuan terlihat menangis sambil memeluk jenazah anak tersebut.

Pria tersebut juga menyatakan akan membawa persoalan itu ke ruang publik.

“Saya viralkan Rumah Sakit Handayani ini, enggak akan saya hapus video ini. Saya sampaikan ke Prabowo,” ujarnya.

Video tersebut kemudian mendapat perhatian warganet. Saat berita ini disusun, rekaman telah ditonton 2.234 kali, mendapat 242 komentar, dan dibagikan sebanyak 798 kali.

Pernyataan mengenai dugaan kurangnya penanganan medis dalam video tersebut masih merupakan keterangan dari pihak keluarga. Belum dapat disimpulkan telah terjadi kelalaian medis sebelum dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi dari pihak rumah sakit serta Dinas Kesehatan.

Turunnya tim Dinkes diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kronologi kejadian, mulai dari kondisi pasien saat tiba, penanganan yang diberikan, hingga penyebab meninggalnya anak tersebut.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Rumah Sakit Handayani belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut.

(Hen)

Advertisements
Share:
Editor: Redaksi Harian Kandidat
Source: Harian Kandidat

BACA JUGA

Advertisements

BERITA POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

BERITA TERBARU

Advertisements

BERITA PILIHAN

Advertisements

TAG POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

VIDEO TERBARU

Advertisements
© 2024 Hariankandidat.co.id. All Right Reserved.