HARIANKANDIDAT.CO.ID - Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 127 Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) berkolaborasi dengan Dinas PPPA Provinsi Lampung, mengedukasi tentang pencegahan kekerasan seksual dan bullying di SDN 02 Sukaraja, Bumi Waras, Bandar Lampung.
Pasalnya, dalam mengedukasi pencegahan kekerasan seksual dan bullying di SD sangatlah penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi siswa. Pencegahan dilakukan melalui berbagai cara seperti membangun lingkungan sekolah yang positif, memberikan edukasi tentang dampak negatif kekerasan seksual dan bullying, serta melibatkan orang tua dalam proses pencegahan.
Kegiatan yang di selengarakan oleh KKN Tematik 127 UIN RIL dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya bullying dan menambah wawasan tentang bahaya nya kekerasan seksual yang di targetkan pada siswa siswi terkhususnya pada siswa kelas 3.
Muhammad Jihhad sebagai ketua KKN Tematik 127 UIN RIL menyampaikan bahwa sosialisasi ini penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.
"Alhamdulillah hari ini kita sudah mengedukasi dan sosialisasi ke SDN 02 Sukaraja, tentang tolak kekerasan seksual dan bullying, sebab musababnya kita mengadakan kegiatan ini, agar para siswa dapat memahami tentang bahayanya kekerasan seksual dan bullying," kata Muhammad pada Jum'at (25/07).
Suslina sebagai Dosen pembimbing lapangan, mengungkapkan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan perwujudan peran mahasiswa tematik dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pembelajaran perlindungan diri terhadap seluruh siswa SDN 02 Sukaraja.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 02 Sukaraja, Ibu Agata sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa UIN RIL tersebut, dalam mengedukasi siswa terkait isu kekerasan seksual dan bullying, karena dalam kegiatan tersebut sangatlah penting untuk seluruh siswanya.
“Kami berharap kegiatan ini bisa mengurangi kasus perundungan di sekolah dan menumbuhkan sikap saling menghormati antar siswa,” tandasnya.