HARIANKANDIDAT.CO.ID - Kepala Puskesmas Segala Mider, dr. Destriana, M.Kes, memberikan klarifikasi terkait isu rencana pelaporan terhadap wartawan yang sempat mencuat bersamaan dengan dugaan penyelewengan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).
Dalam hearing bersama Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, dr. Destriana menegaskan bahwa tidak ada laporan apa pun yang dibuat terhadap wartawan maupun tokoh masyarakat. Ia menyebut persoalan tersebut hanya dipicu oleh rasa tidak nyaman akibat kesalahpahaman dalam komunikasi.
"Alhamdulillah nggak ada ya. Sebenarnya itu hanya konfirmasi Wartawan melalui WhatsApp. Mungkin karena saya merasa nggak nyaman saja, jadi takut. Sebenarnya permasalahannya nggak ada apa-apa," ujar Destriana.
Ia menjelaskan, komunikasi melalui pesan singkat kerap menimbulkan perbedaan persepsi antara maksud yang disampaikan dan informasi yang diterima. Oleh karena itu, ia berharap klarifikasi dilakukan secara langsung agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik.
"Kalau lewat WA itu kadang apa yang kita sampaikan dengan yang diterima bisa berbeda. Maunya saya itu langsung ke Puskesmas saja, jangan lewat media," tambahnya.
Saat ditanya terkait tindak lanjut persoalan tersebut, Dr. Destriana menegaskan bahwa masalah tersebut cukup diselesaikan sampai di forum hearing dan tidak akan diperpanjang ke ranah lain.
"Iya, sampai di sini saja," katanya.
Meski demikian, ia menyatakan akan tetap berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung guna melakukan mediasi, agar persoalan ini benar-benar selesai dan tidak menimbulkan polemik lanjutan.
"Nanti saya akan tindak lanjuti dengan Pak Kadis untuk mediasi. Insyaallah mudah-mudahan bisa selesai," tutupnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menepis anggapan adanya upaya menghambat kerja jurnalistik. Ia menegaskan bahwa tidak ada niat untuk melaporkan Wartawan, melainkan keinginan agar komunikasi berjalan lebih jelas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
(Okt)