DPRD Soroti Parkir Ojol di Bawah Flyover MBK

Redaksi Harian Kandidat - Senin, 21 Sep 2026 - 13:11 WIB
DPRD Soroti Parkir Ojol di Bawah Flyover MBK
Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi - Harian Kandidat
Advertisements

HARIANKANDIDAT.CO.ID - Fungsi flyover di Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung, dipertanyakan setelah area di bawah jembatan tersebut justru dimanfaatkan sebagai tempat parkir dan lokasi menunggu pengemudi ojek online (ojol).

Kondisi itu terlihat di depan Mal Bumi Kedaton (MBK). Sejumlah sepeda motor terparkir di bawah flyover, sementara pengemudi ojol tampak menggunakan area tersebut untuk menunggu pesanan maupun penumpang.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, menilai kondisi tersebut tidak seharusnya dibiarkan. Ia meminta persoalan tersebut tidak hanya dibebankan kepada pengemudi, tetapi juga menjadi perhatian pengelola MBK.

Menurut Agus, pengelola MBK semestinya menyediakan fasilitas parkir yang memadai bagi karyawan. Sementara bagi Ojol yang menunggu pesanan, ia menyarankan adanya fasilitas parkir gratis.

"Ya nggak bener itu, masa Flyover dijadikan tempat parkir. MBK harus menyediakan tempat parkir untuk karyawan. Karena secara tidak langsung bukan hanya merusak pandangan, tapi juga terlihat tidak baik," kata Agus, Senin (21/9/2026).

Agus menilai penyediaan fasilitas parkir bagi Ojol dapat menjadi salah satu solusi agar kawasan bawah flyover tidak berubah fungsi menjadi tempat mangkal.

"Manajemen MBK berikanlah gratis parkir kepada para Ojol. Kan lebih elegan, sehingga tidak terlihat para ojol banyak yang menunggu di bawah flyover MBK," ujarnya.

Di sisi lain, Agus meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung tidak membiarkan praktik parkir di bawah flyover berlangsung terus-menerus.

"Kami minta Dishub tegas, larang kendaraan parkir di bawah Flyover. Merusak estetika dan itu kan ilegal, nggak boleh parkir di situ," tegasnya.

Ia mengingatkan persoalan tersebut bukan hanya menyangkut estetika kawasan, tetapi juga berpotensi mengganggu arus lalu lintas. Terlebih, Jalan ZA Pagar Alam merupakan salah satu ruas yang mengalami kepadatan pada jam-jam tertentu.

"Jelas menambah semrawut. Kalau jam macet kendaraan parkir di bawah Flyover, ada yang keluar masuk, tambah macet," tandas Agus.

(Okt)

Advertisements
Share:
Editor: Redaksi Harian Kandidat
Source: Harian Kandidat

BACA JUGA

Advertisements

BERITA POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

BERITA TERBARU

Advertisements

BERITA PILIHAN

Advertisements

TAG POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

VIDEO TERBARU

Advertisements
© 2024 Hariankandidat.co.id. All Right Reserved.