HARIANKANDIDAT.CO.ID - Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Lampung mengajak Masyarakat untuk aktif mengawasi pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih agar berjalan transparan, akuntabel, dan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.
Ajakan ini muncul di tengah indikasi persoalan dalam tata kelola serta pembangunan koperasi desa yang dinilai berpotensi merugikan masyarakat luas.
“Partisipasi Masyarakat sangat penting sebagai bentuk kontrol sosial. Jangan sampai koperasi yang seharusnya menjadi alat pemberdayaan ekonomi justru disalahgunakan oleh oknum tertentu,” tegas pernyataan DPD IMM Lampung.
Menurut IMM, keterlibatan publik menjadi kunci untuk mencegah praktik-praktik tidak sehat, mulai dari penyalahgunaan wewenang, minimnya transparansi keuangan, hingga dugaan permainan dalam pengelolaan koperasi.
Sebagai langkah konkret, DPD Imm Lampung menyampaikan beberapa poin sikap:
Mengajak Masyarakat berani melaporkan jika menemukan kejanggalan dalam pembangunan maupun pengelolaan Kopdes.
Mendorong pengurus koperasi untuk membuka akses informasi kepada anggota secara transparan.
Meminta pemerintah desa serta dinas terkait memperkuat fungsi pengawasan.
Menyatakan kesiapan menjadi mitra Masyarakat dalam mengawal koperasi desa agar tetap berpihak kepada rakyat.
DPD Imm Lampung juga mengaku telah mendengar sejumlah isu tidak sehat dalam pembangunan Kopdes Merah Putih di beberapa wilayah. Karena itu, seluruh Pimpinan Cabang IMM se-Lampung diminta turut terlibat aktif dalam pengawasan di daerah masing-masing.
“Jika ditemukan praktik yang merugikan Masyarakat, kami siap turun ke jalan,” tegas mereka.
IMM menegaskan, pengawasan bersama merupakan kunci utama menjaga koperasi tetap sehat, bersih, dan benar-benar memberi manfaat bagi Masyarakat desa.
(Hen)