HARIANKANDIDAT.CO.ID – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Bandar Lampung menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Bandar Lampung, Senin (13/4).
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk duka cita dan solidaritas atas meninggalnya dua kader Korps PMII Putri (Kopri) Komisariat Universitas Lampung dalam insiden di kawasan wisata Wira Garden beberapa waktu lalu.
Sekitar 100 peserta dari berbagai komisariat dan kampus di Kota Bandar Lampung turut ambil bagian dalam aksi tersebut. Kegiatan juga dihadiri Ketua PC PMII Kota Bandar Lampung, Topik Sanjaya, beserta jajaran pengurus.
Dalam aksinya, mahasiswa menyoroti lemahnya sistem keamanan dan keselamatan di sejumlah objek wisata. Mereka menilai pengawasan pemerintah daerah masih belum optimal, terutama setelah izin operasional diberikan kepada pengelola wisata.
Mahasiswa menilai banyak pengelola wisata lebih menitikberatkan pada aspek perizinan, tanpa diimbangi dengan penerapan standar keselamatan yang memadai bagi pengunjung.
Dalam orasinya, Topik Sanjaya mendesak pemerintah segera melakukan audit menyeluruh terhadap tempat-tempat wisata.
"Kami meminta Dinas Perizinan dan Dinas Pariwisata melakukan evaluasi total terhadap seluruh tempat wisata di Kota Bandar Lampung, khususnya Wira Garden, terkait aspek keamanan dan keselamatan," tegasnya.
Selain itu, PMII juga mendesak pemerintah memperketat pengawasan serta memastikan setiap pengelola wisata memenuhi standar operasional keselamatan guna mencegah terulangnya insiden serupa.
Aksi tersebut turut dihadiri sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Pariwisata, serta pihak pengelola Wira Garden.
Kepala DPMPTSP Kota Bandar Lampung, Febriana, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa dengan melakukan peninjauan terhadap izin yang telah diterbitkan.
"Kami akan mengevaluasi kembali perizinan dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan standar keselamatan terpenuhi," ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Dinas Pariwisata, Adiansyah, menyebutkan pihaknya siap meningkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap pengelola wisata.
"Kami akan memperketat pengawasan dan memastikan seluruh pengelola wisata mematuhi standar keselamatan yang berlaku,"katanya.
Dari pihak pengelola Wira Garden, perwakilan yang hadir menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti tuntutan mahasiswa sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan aspek keselamatan pengunjung.
Kesepakatan tersebut turut ditandatangani oleh perwakilan Dinas Pariwisata dan DPMPTSP Kota Bandar Lampung.
(Okt)