Pemkot Balam Percepat Eliminasi TB

Redaksi Harian Kandidat - Selasa, 14 Apr 2026 - 14:24 WIB
Pemkot Balam Percepat Eliminasi TB
Pemkot Bandar Lampung menegaskan komitmennya dalam percepatan eliminasi Tuberkulosis dengan memperkuat sinergi bersama pemerintah pusat. - Harian Kandidat
Advertisements

HARIANKANDIDAT.CO.ID – Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan komitmennya dalam percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) saat menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Dalam Negeri dan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bandar Lampung menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menekan angka kasus TB di Bandar Lampung.

"Alhamdulillah, kita dapat hadir dalam rangka kunjungan kerja Bapak Wakil Menteri Dalam Negeri dan Bapak Wakil Menteri Kesehatan untuk memperkuat komitmen serta aksi nyata percepatan eliminasi tuberkulosis di Kota Bandar Lampung," ujarnya, Selasa (14/4).

Ia juga mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan pelayanan kesehatan di daerah. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah kota untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

"Kunjungan ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi kami, serta menjadi dorongan untuk terus berbenah dalam pelayanan kesehatan," lanjutnya.

Dalam paparannya, Pemkot Bandar Lampung menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi prioritas utama pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2025–2029. Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah layanan kesehatan gratis bagi seluruh warga.

"Seluruh masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan gratis di puskesmas maupun rumah sakit hanya dengan menunjukkan KTP," jelasnya.

Selain layanan gratis, pemerintah kota juga menyediakan fasilitas pendukung seperti ambulans gratis, mobil jenazah gratis, hingga layanan kesehatan door to door yang difokuskan bagi kelompok rentan.

Penguatan sektor kesehatan juga dilakukan melalui optimalisasi program posyandu, pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan bayi, layanan keluarga berencana, serta peningkatan sarana dan prasarana kesehatan, termasuk di RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo.

Kebijakan tersebut, lanjutnya, berdampak positif terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bandar Lampung yang pada 2025 mencapai 81,26, serta usia harapan hidup yang meningkat menjadi 75,21 tahun.

Saat ini, Pemkot juga tengah memperkuat infrastruktur kesehatan melalui pembangunan gedung baru rumah sakit khusus penyakit dalam setinggi 10 lantai. Secara keseluruhan, layanan kesehatan didukung oleh 31 puskesmas, puluhan puskesmas pembantu, serta ratusan pos pelayanan kesehatan dengan ribuan kader.

Dalam upaya penanganan TB, Pemkot telah membentuk Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) serta mengoptimalkan sistem surveilans, pencatatan, dan pelaporan kasus.

"Melalui sistem surveilans dan layanan door to door, deteksi dini dan penanganan TB dapat dilakukan secara cepat dan tepat," katanya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya eliminasi TB di Kota Bandar Lampung.

"Mari kita wujudkan eliminasi tuberkulosis agar Bandar Lampung menjadi kota yang sehat, maju, dan berdaya saing demi kesejahteraan masyarakat," tutupnya.

(Okt)

Advertisements
Share:
Editor: Redaksi Harian Kandidat
Source: Harian Kandidat

BACA JUGA

Advertisements
© 2024 Hariankandidat.co.id. All Right Reserved.