HARIANKANDIDAT.CO.ID - Puluhan rumah warga Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, kembali terendam banjir. akibat intensitas curah hujan yang sangat tinggi, pada Selasa (14/4/2026).
Berdasarkan pantauan dilokasi, ketinggian air di beberapa titik sudah mencapai 60 hingga 120 sentimeter atau setara dengan leher orang dewasa. Sehingga warga terpaksa mengungsi ketempat yang lebih tinggi sekaligus mengamankan barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan.
Salah satu warga sekitar, Ruspin mengatakan bahwa Banjir yang terjadi saat ini sudah kerap dialami setiap tahunnya. Namun, hingga kini belum ada tindakan nyata atau solusi dari pemerintah setempat.
"Langganan Banjir bang tempat kami ini setiap tahunnya. Intinya, kalau hujan berjam - jam tidak berhenti dapat dipastikan banjir dan yang lebih parah lagi dalam 2 tahun kebelakang ini banjirnya, terus gak ada tindakan dan solusi sama sekali dari pemerintah," ujar Ruspin.
Bahkan, ia juga meluapkan kekecewanya terhadap walikota Eva Dwiana, yang mana pada saat peristiwa Banjir sebelumnya, dirinya melihat di media sosial. Pemerintah Kota (Pemkot) memberikan bantuan berupa sembako dan sejumlah uang tunai terhadap warga yang terdampak banjir, sedangkan untuk daerah mereka tidak mendapatkan bantuan sama sekali.
"Yang lebih parahnya lagi bang, pada waktu Banjir sebelumnya. Saya liat di tiktok walikota Eva, membagikan bantuan uang sama sembako untuk korban banjir. Kami disini udah berharap sekali, tapi "Alhamdulillah" gak dapet juga bang," keluhnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Bandar Lampung terkait penanganan banjir di Kelurahan Surabaya serta dugaan ketimpangan distribusi bantuan yang dikeluhkan warga.
(Edi)