HARIANKANDIDAT.CO.ID - Pemusnahan Barang Bukti 4.364 cartridge Vape yang Mengandung Narkoba Jenis Etomidate yang diselenggarakan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut.
Kepala Staf Tni Angkatan Laut, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang diwakili Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Edwin. Menegaskan pentingnya pengawasan terukur untuk generasi muda.Senin (19/10/2026)
Ia menyampaikan Keberhasilan dari (Tni AL),dalam pengungkapan yang berpotensi menyelamatkan lebih dari 13.000 hingga hampir 22.000 anak bangsa dari bahaya narkotika jenis Etomide dalam liquid.
“Pada tanggal 5 Oktober 2016 dini hari, tim gabungan Tni angkatan Laut memeriksa sebuah bus rute Medan-Tangerang di Pelabuhan Bakauheuni. Di balik tiga kardus keripik singkong ditemukan kardus liquid vape yang mengandung narkotika senilai sekitar Rp34,9 miliar.”ujarny
Ia menjelaskan, itu bukan hal yang pertama sebelumnya hal itu pernah terjadi, karena nya ia mengapresiasi akan kerja pihak dari instansi terkait dalam menjalankan tugas.
“Keberantasan ini di Bakau ini bukanlah yang pertama.Temuan ini adalah bagian dari rangkaian keberasan Tni Angkatan Laut bersama instasi terkait sepanjang tahun 2026.”katanya
Edwin mengatakan, pada bulan lalu temuan itu pernah digagalkan sebelumnya hingga Agustus kemarin, untuk itu edwin meminta akan lebih waspada terhadap bahaya narkoba bagi masyarakat.
“Pada bulan Juni yang lalu, pengagalan penyeludupan sabu dan ekstasi dari Malaysia di perairan Karimun. Kemudian bulan Agustus operasi gabungan yang menghentikan kapal pembawa 1,3 ton ketamin di perairan Kepulauan Riau.”tambahnya
Edwin mengupkapkan juga,temuan yang sama terjadi pada bulan september kemarin tetapi bisa digagalkan oleh satgas pusitelal dan tim lanal Lampung.
“Dan pada bulan September, pengagalan penyeludupan 240 kardus Vape etomidate di perairan Karimun oleh Satgas Pusitelal bersama tim Quick Response Lanal Lampung.”ucapnya
Edwin menegaskan, akan terus meningkatkan kewaspadaan dari percobaan peredaran Narkotika yang melewati perlintasan jalur laut.
“Rangkaian ini menegaskan bahwa jaringan narkotika terus mencoba menembus jalur laut kita dan Tni Katan Laut tidak pernah berhenti untuk menutupnya. Kasus ini menunjukkan wajah baru ancaman narkotika.”tegasnya
Ia menekankan, akan terus menggagalkan dari percobaan pengiriman barang berbahaya tersebut ,untuk itu ia akan terus meminta penjagaan yang ketat serta meminta kepada seluruh masyarakat untuk berkerja sama dalam pengawasan hal tersebut.
“Etomidate obat anestesi yang disalahgunakan, dikemas sebagai vape yang akrab dengan anak muda, lalu disamarkan sebagai oleh-oleh KAS Lampung. Pelabuhan bakauheni adalah simpul vital yang menghubungkan Sumatera dan Jawa. Bagi jaringan Narkotika, simpul ini adalah celah masuk. Bagi kita, celah masuk adalah ruang yang harus dijaga pagi, siang, dan malam.”tekannya
Keberhasilan ini adalah bukti nyata bahwa informasi intelijen yang akurat dan kerjasama operasional yang solid adalah kunci kesuksesan. Satgas Sintelmar Pusitelal mendeteksi dan memetakan pengiriman Tim Efon VR, Lanal Lampung, dan Tim PAM Om Fitnas ASDP Bakuni menindaklanjutinya dengan cepat.
"Pemusnahan ini merupakan wujud transparansi dan kepastian hukum sekaligus jaminan bahwa barang berbahaya ini tidak akan kembali beredar di tengah masyarakat,"ujarnya
Ia menambahkan untuk meningkatkan kewaspadaan akan bahaya nya Narkotika terhadap generasi penerus, ini bukan bagian dari orang tua serta masyarakat karenanya menjadi perhatian utama bagi komponen di seluruh Indonesia.
“Kepada masyarakat, khususnya orang tua dan generasi muda, waspadilah produk Vape yang tidak jelaskan solusenya dan laporkan setiap informasi yang mencurigakan. Perang melawan Narkotika hanya dapat dimenangkan oleh kesadaran dan kerjasama dari seluruh komponen bangsa.”pungkasnya
(Ajf)