HARIANKANDIDAT.CO.ID –Tingkah arogan seorang Pejabat kembali mencoreng wajah birokrasi. Jurizal, pejabat fungsional madya di Biro Perekonomian Pemerintah Provinsi Lampung, mengamuk di Kantor Gubernur hanya karena pesanannya dari ojek online tidak bisa diantar langsung ke ruangannya.
Jurizal, terlibat cekcok dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) yang sedang bertugas di area tersebut.
Menurut saksi mata, kejadian bermula ketika Jurizal memesan makanan menggunakan layanan online, namun pengantar makanan yang menggunakan aplikasi Gojek tidak diizinkan masuk ke dalam kantor gubernur Lampung.
Petugas Pol Pp yang menjaga keamanan di area tersebut menjelaskan bahwa aturan yang berlaku melarang pengiriman makanan melalui layanan online ke dalam gedung.
Merasa tidak puas dengan penjelasan tersebut, Jurizal mendekati Petugas Pol Pp dan dengan nada tinggi bertanya, "Siapa yang nggak ngebolehin?" Petugas Pol PP menjawab dengan tenang, "Memang tidak diperbolehkan, Pak. Gojek dan pedagang lain nya tidak diperbolehkan masuk sampai ke ruangan, sesuai perintah pimpinan saya."
Cekcok semakin memanas ketika Jurizal marah dan membalas, "Iya saya marah, kenapa emangnya?" Sambil melontarkan kata-kata kasar, ia berkata, "Monyet lu, katanya sambil memasuki lift dan naik ke atas lantai 3."
Petugas Pol Pp yang terlibat dalam insiden tersebut tetap berusaha menjaga ketenangan meskipun mendapatkan perlakuan yang tidak pantas. Kejadian ini pun menarik perhatian publik, terutama dalam konteks etika profesional di lingkungan pemerintahan.
Sampai saat berita ini terbit Jurizal belum memberikan klarifikasi lebih lanjut terkait kejadian tersebut.
(Vrg/Ding)