Pasar Pasir Gintung Sepi Pengunjung, Pedagang Mengeluh Merugi

Redaksi - Sabtu, 01 Feb 2025 - 18:57 WIB
Pasar Pasir Gintung Sepi Pengunjung, Pedagang Mengeluh Merugi
Pasar Pasir Gintung, yang memiliki dua lantai dan satu basement, adalah pasar tradisional berstandar nasional yang telah selesai direvitalisasi pada Desember 2023 - Ading/Harian Kandidat
Advertisements

HARIANKANDIDAT.CO.ID - Pasar Pasir Gintung, yang memiliki dua lantai dan satu basement, adalah pasar tradisional berstandar nasional yang telah selesai direvitalisasi pada Desember 2023. 

Pasar ini diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 26 Agustus 2024. Namun, kondisi pasar ini pada Sabtu, 1 Januari 2025, terlihat sangat sepi pengunjung, yang sangat mengkhawatirkan para pedagang.

Berdasarkan pantauan dari hariankandidat.co.id, banyak pembeli lebih memilih berbelanja di pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan utama, alih-alih ke dalam pasar yang baru saja diperbaharui. 

Di lantai basement, banyak pedagang yang menjual kebutuhan pokok seperti sayuran, sementara di lantai pertama pasar terlihat ada pedagang yang menjual buah, sayur, ikan, dan daging. Meskipun begitu, pasar tampak sangat Sepi dan hampir kosong dari pengunjung.

Kondisi ini juga tercermin di lantai dua Pasir Gintung, di mana hanya ada dua pedagang yang masih bertahan berjualan. Hal ini terjadi karena banyak pembeli enggan atau malas untuk naik ke lantai dua.

Para pedagang mengeluhkan penurunan omzet yang signifikan, bahkan mencapai 50 persen, akibat minimnya pengunjung yang datang ke pasar. Mereka lebih memilih berbelanja di luar pasar atau di pedagang kaki lima yang berada di sekitaran pasar.

Inah, salah satu pedagang di lantai dua, mengungkapkan bahwa sebagian besar pedagang telah memindahkan lapaknya ke lantai dasar dan halaman pasar. 

Meskipun demikian, ia memilih bertahan di lantai dua karena tidak memiliki lapak lain. Inah juga berharap agar rekan-rekan pedagang kembali berjualan di dalam Pasar Pasir Gintung dan memanfaatkan lapak yang telah disediakan, serta menyarankan agar penataan pasar lebih tertib.

Sementara itu, Iwan, seorang penjual ikan yang berjualan di halaman pasar, menjelaskan bahwa ia lebih memilih berjualan di luar pasar karena jumlah pembeli di halaman jauh lebih banyak dibandingkan di dalam pasar yang Sepi. 

"Kalau saya jualan di dalam, omzetnya sedikit karena pembeli malas masuk ke pasar," ujarnya.

Keadaan ini menciptakan dilema bagi pedagang yang berharap pasar yang baru direvitalisasi bisa menarik lebih banyak pengunjung dan meningkatkan pendapatan mereka. (ding)

 

Advertisements
Share:
Editor: Redaksi
Source: Harian Kandidat

BACA JUGA

Advertisements

BERITA POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

BERITA TERBARU

Advertisements

BERITA PILIHAN

Advertisements

TAG POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

VIDEO TERBARU

Advertisements
© 2024 Hariankandidat.co.id. All Right Reserved.