HARIANKANDIDAT.CO.ID - PKS Muda Institut menggelar agenda Upgrading di Taman Betung, Kota Bandar Lampung, sebagai bagian dari proses pembinaan dan penguatan kapasitas kader muda Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Kegiatan ini diikuti sekitar 100 pemuda dari berbagai kecamatan di Kota Bandar Lampung. Upgrading difokuskan pada pembentukan karakter kepemimpinan, penguatan prinsip perjuangan, serta peningkatan kemampuan komunikasi publik di kalangan generasi muda.
PKS menilai pembinaan sejak dini menjadi kunci dalam melahirkan pemimpin muda yang berintegritas dan berdaya saing.
Agenda tersebut dihadiri Ketua DPW PKS Provinsi Lampung Ade Ibnu Utami, Ketua DPD PKS Kota Bandar Lampung Agus Widodo, Sekretaris DPD Sidik Effendi, Bendahara DPD Sulistiani, Ketua GK Lampung Fajar Ghosiyah, serta jajaran Bidang Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa (BP2M) DPD PKS Kota Bandar Lampung.
Bidang Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa (BP2M) DPD PKS Kota Bandar Lampung, Oka Amsal, selaku pelaksana kegiatan, menegaskan pentingnya pembentukan prinsip sejak usia muda.
“Pemuda harus memiliki prinsip yang kuat. Pembentukannya harus dimulai dari sekarang agar ke depan tidak mudah terbawa arus dan tetap konsisten dengan nilai-nilai kebaikan,” tegas Oka.
Sementara itu, Ketua DPD PKS Kota Bandar Lampung Agus Widodo menilai PKS Muda Institut merupakan langkah strategis dalam menyiapkan kader dan pemimpin masa depan.
"Kita ingin melahirkan kader muda yang siap memimpin, berani mengambil peran, dan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat," ujarnya.
Agus juga menekankan pentingnya kemampuan komunikasi publik di tengah pesatnya perkembangan media digital.
"Di era digital, satu kata bisa berdampak luas. Karena itu, kader muda harus mampu menyampaikan pesan dengan baik, santun, dan bertanggung jawab," tambahnya.
Ketua DPW PKS Provinsi Lampung Ade Ibnu Utami turut memberikan motivasi kepada para peserta. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar dimaknai sebagai bagian penting dalam proses kaderisasi.
"PKS Muda Institut adalah ruang pembekalan nilai. Jika nilai yang ditanamkan benar, maka sikap dan tindakan yang lahir juga akan benar," tutupnya.