HARIANKANDIDAT.CO.ID — Personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Lampung menunjukkan kesiapsiagaan dan respons cepat saat menangani insiden kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi di sela kegiatan Strong Point. Aksi sigap tersebut menegaskan komitmen Brimob tidak hanya dalam pengamanan, tetapi juga pelayanan dan pertolongan kepada masyarakat.
Kegiatan Strong Point merupakan rutinitas yang dilaksanakan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan kelancaran arus lalu lintas pada jam-jam sibuk. Saat menjalankan pengamanan di salah satu titik strategis, personel Batalyon B Pelopor mendapati kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan di sekitar lokasi penugasan.
Tanpa menunggu instruksi lanjutan, personel Brimob segera mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) guna mencegah kecelakaan susulan serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat. Selain itu, anggota juga memberikan pertolongan pertama kepada korban yang mengalami luka ringan dan melakukan evakuasi ke Rumah Sakit Demang Sepulau Raya untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Komandan Batalyon B Pelopor menyampaikan bahwa kesiapan dan respons cepat merupakan prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Kegiatan Strong Point tidak hanya berfokus pada pencegahan gangguan keamanan, tetapi juga memastikan keselamatan masyarakat. Personel kami dilatih untuk bertindak cepat, tepat, dan profesional dalam setiap situasi darurat,” ujarnya.
Tindakan sigap personel Batalyon B Pelopor tersebut diharapkan dapat terus meningkatkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat. Kehadiran Brimob di lapangan, baik dalam pengamanan maupun penanganan situasi darurat, menjadi bukti nyata komitmen Satuan Brimob Polda Lampung dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.