32 Saksi Kasus PT LEB Diperiksa Kejati Lampung

Redaksi - Rabu, 08 Jan 2025 - 18:50 WIB
32 Saksi Kasus PT LEB Diperiksa Kejati Lampung
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung terus mengembangkan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan pengelolaan dana - Hendra/Harian Kandidat
Advertisements

HARIANKANDIDAT.CO.ID - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung terus mengembangkan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan pengelolaan dana Participating Interest (PI) 10 persen di wilayah kerja Offshore South East Sumatera (WK OSES) pada PT Lampung Energi Berjaya (LEB).

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Lampung, Ricky Ramadhan, menjelaskan bahwa hingga saat ini, penyelidikan terhadap kasus tersebut masih berlangsung.

Tim penyidik telah memanggil lebih dari 32 orang Saksi yang terdiri dari komisaris, direktur, serta pejabat dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur untuk dimintai keterangan.

Ricky juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap PT Pertamina PHE OSES sebanyak dua kali, namun pihak tersebut belum hadir untuk memberikan keterangan. "Meski mereka tidak hadir pada dua kesempatan tersebut, kami tetap menunggu mereka untuk kooperatif," ujar Ricky.

Selain PHE OSES, penyidik juga telah memanggil sejumlah saksi dari Pt Leb, PT Lampung Jasa Utama (LJU), PDAM Way Guruh Lampung Timur, serta pejabat dari Pemprov Lampung dan Pemkab Lampung Timur.

Ricky menambahkan, Kejati Lampung juga akan meminta keterangan dari saksi ahli dan bekerja sama dengan lembaga terkait, seperti Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Lampung, untuk menghitung kerugian keuangan negara akibat korupsi ini.

Terkait dengan perkembangan lainnya, Ricky menyebutkan bahwa kasus dugaan korupsi yang melibatkan LPPM Unila dan KONI masih dalam proses dan belum ada pernyataan resmi terbaru dari pihak Kejati Lampung mengenai perkembangan lebih lanjut.

"Kasus ini masih berproses dan akan kami tindak lanjuti jika ada perkembangan terbaru," tutup Ricky. (hen)

Advertisements
Share:
Editor: Redaksi
Source: Harian Kandidat

BACA JUGA

Advertisements

BERITA POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

BERITA TERBARU

Advertisements

BERITA PILIHAN

Advertisements

TAG POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

VIDEO TERBARU

Advertisements
© 2024 Hariankandidat.co.id. All Right Reserved.