HARIANKANDIDAT.CO.ID - Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela terjun langsung temui masa aksi unjuk rasa damai oleh Petani Lampung yang tergabung dalam aliansi Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL) di depan Kantor Pemerintah Provinsi Lampung.
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela di damping Sekretaris Daerah (Sekda) Marindo Kurniawan dan beberapa dari anggota DPRD Provinsi Lampung menggelar aundesi dengan perwakilan beberapa masa aksi di Ruang Abung, Jihan memenuhi permintaan wakil masa aksi untuk langsung turun ke lapangan menyampaikan hasil kesepakatan audensi tersebut.
Keberanian Wakil Gubernur Lampung tersebut, untuk langsung turun menemui masa aksi, di sambut denga gembira oleh masa aksi dengan tertib dan kondusif.
"Kami seluruh masa aksi hari ini mengucapkan terimakasih untuk Ibu Wakil Gubernur yang telah berani menemui langsung kami disini untuk menyampaikan hasil dari audensi tadi," ujar orator aksi, Rabu (24/09).
Dengan duduk bersama masa aksi, Jihan menyampaikan rasa terimakasih nya kepada demonstran, karena mewakili suara sebagian besar Petani dan buruh berunjuk rasa dengan damai.
"Terimakasih yang sebesar-besarnya, hari ini teman-teman hebat karena mewakili sebagian besar masyarakat petani dan buruh, saya sampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya dan salam dari bapak Gubernur, beliau tadi pagi berpesan pada saya untuk dapat mendengarkan dan meng optimalisasi apa yang bisa di perankan oleh pemerintah provinsi Lampung keberpihakannya berkenaan ke adilan Agraria," kata Jihan yang berpanas-panasan di tengah masa aksi.
Jihan juga menyampaikan bahwa pemerintah merespon apa yang di inginkan dalam aksi unjuk rasa hari ini, sesuai dengan arahan Gubernur Lampung Mirza bahwa bersedia memfasilitasi konflik agraria yang ada di provinsi Lampung.
"Hari ini sudah disampaikan oleh bung Joko, bung Suyatno dan seluruh perwakilan yang mewakili aliansi buruh dan petani,yang dalam satu garis besar saya simpulkan hari ini masyarakat menginginkan adanya peran keberpihakan provinsi Lampung dalam mengawal konflik agraria. Kami merespon sesuai arahan dan izin bapak Gubernur Lampung kami bersedia membuat tim fasilitasi konflik agraria yang ada di provinsi Lampung dan tentu dengan konsultasi dan arahan Kemendagri sesuai tugas dan fungsinya," jelasnya.
Dalam melaksanakan dan memenuhi permintaan masa aksi Jihan meminta dukungan dan do'a kepada peserta unjuk rasa buruh dan Petani dalam menjalankannya.
"Untuk itu mohon do'a kan kami bisa mengoptimalisasi peran dan fungsi kami sebagai pemerintah provinsi Lampung yang memang sebaga fasilitator dari pemerintah pusat penadah masyarakat, perpanjangan tangan dari pemerintah pusat dalam kewenangan konflik agraria dan untuk di ketahui bahwa bapak Gubernur Lampung adalah garda terdepan yang membela dan memperjuangkan kesejahteraan buruh dan petani," tandasnya.
(Edi)