HARIANKANDIDAT.CO.ID – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mendorong Mahasiswa mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah dan nasional guna menyongsong Indonesia Emas 2045.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam pelantikan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas tahun 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung, Senin (6/4/2026).
Pelantikan dinilai berlangsung istimewa karena dihadiri sejumlah tokoh penting dari unsur pemerintah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Pelantikan Presiden BEM Universitas Lampung tahun 2026 ini berlangsung sangat luar biasa. Kehadiran berbagai tokoh menunjukkan tingginya perhatian pemerintah terhadap Mahasiswa,” ujar Gubernur.
Mahasiswa disebut memiliki posisi penting sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya dalam menyampaikan aspirasi masyarakat dan menjaga dinamika demokrasi.
Apresiasi juga diberikan kepada Mahasiswa yang menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib. Sikap tersebut dinilai mencerminkan kedewasaan dalam kehidupan demokrasi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Mahasiswa, khususnya saudara Amar dan kawan-kawan, yang telah melaksanakan aksi demonstrasi dengan damai, tertib, dan penuh kedewasaan,” katanya.
Selain itu, kualitas sumber daya manusia ditegaskan sebagai faktor utama dalam menentukan kemajuan daerah.
“Salah satu ciri peradaban maju adalah generasi muda yang cerdas dan berkualitas. Kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh sumber daya alam, tetapi juga kualitas manusianya,” tegasnya.
Saat ini, Provinsi Lampung berada dalam momentum bonus demografi, dengan sekitar 71 persen penduduk berada pada usia produktif. Kondisi tersebut dinilai sebagai peluang besar untuk mendorong peningkatan kualitas SDM.
Dalam jangka panjang, Mahasiswa diproyeksikan menjadi aktor utama pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
“Sekitar 20 tahun ke depan, Mahasiswa hari ini akan menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, fondasi menuju masa depan harus dibangun mulai sekarang,” ujarnya.
Kolaborasi antara Mahasiswa dan pemerintah juga dinilai penting, termasuk dalam menjalankan fungsi kontrol sosial secara bertanggung jawab.
“Mahasiswa harus menjadi kontrol sosial dan menyuarakan kebenaran dengan cara yang baik dan bertanggung jawab,” katanya.
Di akhir sambutan, Gubernur mengajak Mahasiswa terus belajar, berjuang, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.
“Apa yang kita lakukan hari ini adalah investasi untuk masa depan Provinsi Lampung,” pungkasnya.
(Hen)