Sorot Mandeknya Pupuk Subsidi di Lamteng

Redaksi Harian Kandidat - Minggu, 03 Mei 2026 - 21:04 WIB
Sorot Mandeknya Pupuk Subsidi di Lamteng
Anggota DPRD Provinsi Lampung dapil Lampung Tengah, Miswan Rody - Harian Kandidat
Advertisements

HARIANKANDIDAT.CO.ID – Anggota DPRD Provinsi Lampung dapil Lampung Tengah, Miswan Rody menyoroti mandeknya penyaluran pupuk subsidi di wilayah Bumi Aji, Kecamatan Anak Tuha.

Miswan mengatakan, kondisi ini bukan sekadar kelalaian teknis, tetapi sudah mengarah pada dugaan permainan di lapangan. Pasalnya, pupuk yang seharusnya sudah sampai ke tangan petani sejak bulan lalu, bahkan sudah ditebus, justru tak kunjung diterima masyarakat.

“Ini tidak bisa dianggap sepele. Petani sudah menebus, tapi barangnya tidak ada. Ini bentuk kelalaian serius, atau jangan-jangan ada yang sengaja menahan distribusi,” tegas Miswan. Minggu (03/05).

Ia mengaku, menerima banyak laporan langsung dari petani yang resah karena pupuk tak kunjung datang, sementara musim tanam terus berjalan. Situasi ini dinilai berpotensi merugikan petani secara ekonomi dan mengancam produktivitas pertanian di daerah tersebut.

Lebih jauh, Miswan mengungkap adanya dugaan praktik monopoli dalam proses pengangkutan Pupuk Subsidi. Ia menyebut, ada indikasi kuat bahwa distribusi dikendalikan oleh oknum tertentu yang menguasai jalur angkutan.

“Saya dapat informasi, ada satu oknum yang menguasai angkutan pupuk ini. Kalau benar, ini sudah masuk kategori permainan kotor. Distribusi Pupuk Subsidi itu bukan lahan bisnis pribadi,” ujarnya.

Ketua NasDem Lampung Tengah itu menegaskan, tidak akan tinggal diam. Ia mendesak pihak terkait, mulai dari distributor hingga dinas terkait, untuk segera turun tangan dan membuka secara terang benderang alur distribusi pupuk subsidi tersebut.

“Kalau ini tidak segera diselesaikan, saya minta aparat penegak hukum turun. Jangan sampai Pupuk Subsidi yang seharusnya membantu petani malah dijadikan alat permainan segelintir orang,” katanya.

Miswan menambahkan, bahwa praktik seperti ini bisa merusak kepercayaan publik terhadap program subsidi pemerintah. Ia meminta transparansi penuh, termasuk soal kuota, distribusi, hingga pihak-pihak yang terlibat dalam rantai pasok.

“Jangan main-main dengan hak petani. Kalau ada yang coba-coba ambil keuntungan dari situasi ini, saya pastikan akan saya bongkar sampai tuntas,” tandasnya.

(Gung)

Advertisements
Share:
Editor: Redaksi Harian Kandidat
Source: Harian Kandidat

BACA JUGA

Advertisements
© 2024 Hariankandidat.co.id. All Right Reserved.