HARIANKANDIDAT.CO.ID – Antrean solar di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di keluhkan masyarakat terutama sektor transportasi hingga logistik.
Berdasarkan pantauan media di salah satu SPBU di Jl. Ratu Dibalau No.68, Way Kandis, Kec. Tj. Senang, Kota Bandar Lampung. Antrean dini hari cukup ramai hingga ke bahu jalan.
Kondisi tersebut membuat sejumlah pengemudi kendaraan berbahan bakar solar harus menghabiskan waktu cukup lama untuk mendapatkan BBM. Panjangnya antrean juga dikhawatirkan mengganggu aktivitas masyarakat dan kelancaran arus lalu lintas di sekitar Spbu.
Salah satu supir yang enggan disebutkan namanya, mengeluhkan kondisi tersebut ,ia menjelaskan bahwa hal itu menjadi masalah dari berbagai kebutuhan masyarakat yang membutuhkan pasokan bahan bakar.
“Setiap hari bang kalo mau ngirim barang harus nunggu lama dulu kadang bisa sampe sore gini. Kalo gini semua jadi terhambat bang seluruh kendaraan yang butuhin Solar ini.”ujarnya. Rabu (07/10)
Menurutnya, kondisi antrean Solar tidak hanya berdampak terhadap pengemudi, tetapi juga dapat menghambat proses distribusi barang yang membutuhkan ketepatan waktu.
Ia berharap ketersediaan Solar dapat lebih diperhatikan sehingga kendaraan logistik maupun transportasi lainnya tidak harus menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan BBM.
“Harapannya Solar tersedia dan antreannya tidak seperti ini terus. Kami kan mengejar waktu untuk mengirim barang. Kalau terlalu lama mengantre, pekerjaan juga ikut tertunda,” tandasnya.
(Jof)