HARIANKANDIDAT.CO.ID – Dalam upaya mendukung percepatan eliminasi Tuberkulosis (Tbc) tahun 2030, UPT Puskesmas Rawat Inap Kampung Sawah terus menggencarkan kegiatan penemuan kasus melalui tracing TBC yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Hingga saat ini, dari 13 lokus yang direncanakan di wilayah kerja Puskesmas Kampung Sawah, kegiatan telah dilaksanakan pada 11 lokus yang tersebar di lima kelurahan. Dari rangkaian kegiatan tersebut, berhasil ditemukan 7 kasus TBC positif yang telah terkonfirmasi melalui pemeriksaan diagnostik.
Temuan ini menunjukkan bahwa penularan Tbc masih menjadi perhatian bersama. Kegiatan penelusuran secara aktif sangat penting karena masih ada penderita yang belum mengetahui bahwa dirinya terinfeksi TBC. Melalui kegiatan ini, masyarakat yang berisiko dapat dijangkau lebih awal sehingga pemeriksaan dan penanganan dapat segera dilakukan.
Kepala Puskesmas Kampung Sawah, dr. Vera Rusmita, menjelaskan bahwa kegiatan tracing merupakan salah satu upaya untuk menemukan kasus Tbc secara aktif di tengah masyarakat. Menurutnya, penanganan TBC tidak cukup hanya menunggu masyarakat datang berobat ke Puskesmas, tetapi juga perlu dilakukan dengan mendatangi lingkungan tempat tinggal masyarakat.
"Tujuan kami adalah menemukan kasus sedini mungkin. Semakin cepat ditemukan dan dipastikan melalui pemeriksaan, semakin cepat pula penderita mendapatkan pengobatan. Dengan begitu, risiko penularan kepada keluarga dan orang-orang di sekitarnya dapat dikurangi," jelas dr. Vera.
Setiap lokus kegiatan menargetkan 100 peserta yang memenuhi kriteria untuk mengikuti pemeriksaan. Sasaran tersebut mencakup masyarakat yang memiliki kontak erat dengan penderita Tbc, warga dengan gejala yang mengarah pada TBC, serta kelompok masyarakat lain yang memenuhi kriteria pemeriksaan.
Antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan ini menjadi dukungan penting bagi keberhasilan program. Partisipasi warga menunjukkan bahwa kesadaran untuk memeriksakan kesehatan semakin meningkat, sekaligus membantu petugas menjangkau masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Puskesmas Kampung Sawah akan melanjutkan kegiatan pada lokus berikutnya hingga seluruh wilayah sasaran yang direncanakan dapat terjangkau. Dukungan lintas sektor, perangkat kelurahan, kader kesehatan, serta partisipasi masyarakat diharapkan terus terjaga agar upaya penemuan dan penanganan kasus Tbc berjalan semakin optimal.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Kampung Sawah mengajak masyarakat untuk tidak takut memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang mengarah pada Tbc atau memiliki kontak erat dengan penderita. TBC dapat diobati hingga sembuh apabila ditemukan dan ditangani dengan tepat.
(JML)