HARIANKANDIDAT.CO.ID — Puskesmas Rajabasa Indah terus melakukan Upaya meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah melalui pelaksanaan kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dengan pemberian imunisasi DT (Difteri Tetanus) dan TD (Tetanus Difteri) di sejumlah sekolah yang berada di wilayah kerja Puskesmas Rajabasa Indah.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi anak usia sekolah melalui imunisasi lanjutan, sekaligus memastikan setiap anak memperoleh kekebalan tubuh yang optimal terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Pelaksanaan BIAS menyasar peserta didik sesuai kelompok sasaran dan jadwal Imunisasi, dengan pemberian imunisasi DT kepada siswa kelas 1 SD/MI serta imunisasi Td kepada siswa kelas 2 dan 5 SD/MI. Kegiatan dilakukan oleh petugas kesehatan Puskesmas Rajabasa Indah dengan berkoordinasi bersama pihak sekolah agar pelaksanaan imunisasi berjalan tertib, aman, dan lancar.
Imunisasi DT dan Td memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan terhadap dua penyakit berbahaya, yaitu difteri dan tetanus.
Pemberian Imunisasi DT dan Td merupakan langkah penting untuk mempertahankan serta meningkatkan kekebalan tubuh anak terhadap kedua penyakit tersebut. Imunisasi lanjutan diperlukan karena kekebalan yang diperoleh dari imunisasi sebelumnya dapat menurun seiring bertambahnya usia.
Kepala Puskesmas Rajabasa Indah, dr. Sarah Prima Ayu, M.KM, menyampaikan bahwa pelaksanaan BIAS merupakan salah satu bentuk komitmen pelayanan kesehatan dalam melindungi anak-anak sejak usia dini.
"Imunisasi bukan hanya untuk melindungi anak secara individu, tetapi juga merupakan upaya bersama dalam membangun kekebalan kelompok. Kami mengajak para orang tua dan pihak sekolah untuk mendukung pelaksanaan BIAS serta memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal yang telah ditentukan," ujarnya.
Puskesmas Rajabasa Indah juga mengajak seluruh orang tua untuk tidak ragu memberikan dukungan terhadap program Imunisasi sebagai investasi kesehatan jangka panjang bagi generasi penerus bangsa.
Melalui pelaksanaan BIAS DT/Td ini, diharapkan cakupan Imunisasi anak usia sekolah semakin meningkat, risiko penularan penyakit difteri dan tetanus dapat ditekan, serta terwujud generasi yang lebih sehat, kuat, dan terlindungi.
(JML)