HARIANKANDIDAT.CO.ID – Aliansi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi unjuk rasa di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dan DPRD Lampung dengan mengusung tema "Pitu Gugatan Anjak Gerbang Sumatera", Senin (29/6).
Berdasarkan pantauan media di lokasi, massa aksi yang tiba sekitar pukul 11.25 WIB di gerbang Kantor Pemerintah Provinsi Lampung membawa tujuh tuntutan.
Kedatangan massa sempat ditahan oleh aparat keamanan sehingga situasi sempat memanas. Namun, kondisi tetap terkendali setelah perwakilan mahasiswa melakukan negosiasi dengan aparat keamanan. Kedua belah pihak kemudian sepakat menjaga kondusivitas selama orasi berlangsung.
Dalam orasinya, mahasiswa mendesak pemerintah untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dinilai membebani anggaran negara.
"Kami juga meminta pemerintah mengevaluasi program-program yang dinilai belum efektif dan memastikan anggaran negara benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat," ujarnya.
Aksi tersebut turut direspons oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang hadir langsung untuk berdiskusi serta menerima aspirasi yang disampaikan massa aksi.
"Secara umum kami mengakomodasi teman-teman untuk menyampaikan aspirasi. Berkenaan dengan MBG dan KDMP, hal tersebut menjadi kewenangan pemerintah pusat. Pada prinsipnya, aspirasi yang disampaikan teman-teman tidak akan berhenti di halaman Kantor Pemprov Lampung ini, tetapi akan kami teruskan kepada pihak yang berwenang, yakni Presiden RI," pungkasnya.
(Jof/Rst)